Sea

Loading...

20.2.11

Mengenali Terumbu Karang

Teman-teman pasti sudah menyadari bahwa bangsa kita, bangsa Indonesia merupakan bangsa bahari karena wilayahnya yang sebagian besar adalah lautan. Salah satu potensi kelautan dari beraneka ragamnya potensi kelautan yang tak ternilai harganya dari segi ekonomi dan ekologi adalah potensi terumbu karang. Indonesia yang terletak dalam jantung kawasan segitiga karang dunia ( heart of global coral triangle) menyebabkan Indonesia dikenal sebagai pusat distribusi terumbu karang se Indo-Pasifik dengan luas areal terumbu karang lebih 600.000 km persegi. Coral Triangle meliputi Indonesia, Filipina, Malaysia, Timor Leste, Papua New Guinea dan Kepulauan Salomon ini, merupakan kawasan yang memiliki keanakaragaman hayati laut tertinggi di dunia khususnya terumbu karang. Di sisi lain coral triangle memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia. Lebih dari 120 juta orang hidupnya bergantung pada terumbu karang dan perikanan di kawasan tersebut.

Seperti apa sih terumbu karang itu??

Terumbu karang adalah struktur batu gamping masif yang menyediakan tempat tinggal bagi kehidupan laut. Karang adalah bentukan hewan kecil yang hidup dalam semacam cawan yang terbentuk dari kalsium karbonat yang biasa disebut polip karang. Jutaan polip-polip ini membentuk struktur dasar dari terumbu karang.  
Jika dibayangkan, terumbu karang itu seperti taman-taman dan hutan laut. Sebagai salah satu ekosistem terbesar dan paling kompleks di planet ini, terumbu karang adalah rumah bagi sekitar 25% spesies laut. Membayangkan terumbu karang, seperti sebuah komunitas yang ramai, sebuah kota laut, dengan bangunan yang terbuat dari karang, dan ribuan penduduk yang datang dan pergi untuk melakukan kegiatan sehari-hari mereka. Menakjubkan,, :)

Butuh waktu yang sangat lama hingga berjuta tahun untuk mendapatkan kondisi terumbu karang seperti sekarang. Pada umumnya terumbu karang hanya tumbuh beberapa mm saja tiap tahunnya, itu juga tergantung dari jenis dan kondisi perairannya. Terumbu karang yang ada di perairan Indonesia sekarang ini paling tidak sudah terbentuk sejak 450 juta tahun silam. Sungguh waktu yang sangat lama dan amat disayangkan jika merusak, mengambil dan menjual terumbu karang yang hanya mendapat keuntungan sesaat dan dampak kerugian yang besar dan lama.Lebih lengkapnya yuk mari dibaca artikel yang saya dapat.


Terumbu Karang itu Sensitif

Terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif. Jangankan dirusak, diambil sebuah saja, maka rusaklah keutuhannya. Ini dikarenakan kehidupan di terumbu karang didasari oleh hubungan saling ketergantungan antara ribuan makhluk. Rantai makanan adalah salah satu dari bentuk hubungan tersebut. Tidak cuma itu, proses terciptanya pun tidak mudah. Terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun hingga dapat tercipta secara utuh dan indah. Dan yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam.
Sebagai ekosistem, terumbu karang sangat kompleks dengan keanekaragaman jenis biota yang amat tinggi. Ekosistem terumbu karang umumnya terdapat pada perairan yang relatif dangkal dan jernih serta suhunya hangat ( lebih dari 22 derjat celcius) dan memiliki kadar karbonat yang tinggi. Binatang karang hidup dengan baik pada perairan tropis dan sub tropis serta jernih karena cahaya matahari harus dapat menembus hingga dasar perairan. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis, sedangkan kadar kapur yang tinggi diperlukan untuk membentuk kerangka hewan penyusun karang dan biota lainnya.
Di samping sebagai sumber perikanan, tempat berkembangbiaknya ikan, terumbu karang memberikan penghasilan antara lain bagi dunia industri ikan hias. Terumbu karang juga merupakan sumber devisa bagi negara, termasuk usaha pariwisata yang dikelola oleh masyarakat setempat dan para pengusaha wisata bahari.
Terumbu karang merupakan rumah bagi banyak mahkluk hidup laut. Diperkirakan lebih dari 3.000 spesies dapat dijumpai pada terumbu karang yang hidup di Asia Tenggara. Terumbu karang biasanya merupakan kumpulan dari banyak hewan vertebrata, hewan lunak (molusca), hewan berongga (coelenterata), spons laut, anemon, dan lain sebagaianya. Jadi terumbu karang itu sebenarnya kumpulan banyak hewan laut, dan bukan jenis tumbuhan.
Sebagai hewan statis (yang tidak bisa berpindah tempat), terumbu karang sangat membutuhkan jenis hewan lainnya, untuk mendapatkan makanan. Baik yang berasal dari sisa-sisa makanan ikan, plankton maupun kotoran hewan laut lainnya. Dan sebagai imbal baliknya, terumbu karang memberikan tempat persembunyian dan pemijahan bagi ikan-ikan.
Beberapa jenis ikan seperti ikan kepe-kepe, betol, clownfish, ikan scorpion dan sebagainya menghabiskan seluruh waktunya di terumbu karang. Aneka jenis udang, lobster, kepiting, gurita, beberapa jenis ikan karang lainnya, terumbu karang adalah sebagai tempat bersarang dan memijah. Terumbu karang yang beraneka ragam bentuknya tersebut memberikan tempat persembunyian yang baik bagi ikan dari pemangsa. Di situ hidup banyak jenis ikan yang warnanya indah. Indonesia memiliki lebih dari 253 jenis ikan hias laut. Bagi masyarakat pesisir, terumbu karang memberiakn manfaat yang besar. Selain mencegah bahaya abrasi, mereka juga memerlukan ikan, kima (sejenis kerang-kerangan), kepiting dan udang yang hidup di dalam terumbu karang sebagai sumber makan dan mata pencaharian mereka. 

Terumbu karang sering ditemukan di perairan tropis seperti Indonesia juga di perairan sub-tropis yang dilewati aliran arus hangat dari daerah tropis seperti Florida, Amerika Serikat dan Jepang bagian selatan. Terumbu karang dapat tumbuh dengan baik pada suhu 21-29 derajat C serta membutuhkan salinitas yang tinggi. 

Terumbu karang perlu dijaga dan dilestarikan, karena:
1. Terumbu karang memerlukan proses kehidupan yang memerlukan waktu sangat lama untuk tumbuh dan berkembang biak untuk membentuk seperti kondisi saat ini. Dibutuhkan waktu setidaknya 10 tahun hanya untuk menumbuhkan 1 cm3 terumbu karang.
2. Terumbu karang merupakan sebagai tempat tinggal, berkembang biak dan mencari makan ribuan jenis ikan dan hewan laut yang bernilai bagi kita.
3. Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia, dengan luas sekitar 600.000 km persegi. Dan terumbu karang ini mulai terbentuk sekitar 450 juta tahun silam. Jadi alangkah ruginya jika kita merusak proses yang begitu sangat lama.
4. Terumbu karang adalah sumber daya kelautan yang mempunyai nilai potensi ekonomi yang sangat tinggi. Di beberapa daerah, terumbu karang dibudidayakan dan dijual dengan harga yang sangat tinggi karena pertumbuhan yang sukar dan memerlukan waktu yang lama.
5. Terumbu karang dapat dijadikan sebagai laboratorium alam untuk penunjang pendidikan dan penelitian.
6. Terumbu karang merupakan habitat bagi sejumlah spesies yang terancam punah serti kima raksasa dan penyu laut.
7. Dari segi fisik terumbu karang berfungsi sebagai pelindung pantai dari erosi dan abrasi. Struktur karang yang keras dapat menahan gelombang dan arus sehingga mengurangi abrasi pantai dan mencegah rusaknya ekosistim pantai lain seperti padang lamun dan hutan mangrove.
8. Terumbu karang merupakan tempat sumber perikanan yang tinggi. Dari 132 jenis ikan yang bernilai ekonomi di Indonesia, 32 jenis diantaranya hidup di terumbu karang. Berbagai jenis ikan karang menjadi komoditi ekspor. Terumbu karang yang sehat menghasilkan 3-10 ton ikan per kilometer persegi pertahun.
9. Terumbu karang dapat diajdikan indikator lingkungan yang sehat. Jika terumbu karang dapat berkembang secara maksimal, maka lingkungan perairan laut sekitarnya merupakan lingkungan yang bersih, bebas polusi dan pencemaran. Tapi jika tidak ada terumbu karang yang bisa tumbu di sekitar perairan tersebut, maka dapat dipastika perairan laut tersebut sudah tercemar.
10. Keindahan terumbu karang sangat potensial untuk menjadi daya tarik wisata bahari, baik lokal mupun wisatawan mancanegara. Masyarakat pantai di sekitar terumbu karang dapat memanfaatkan hal ini dengan mendirikan pusat-pusat penyelaman, penyewaan peralatan menyelam, penyewaan perahu, kapal boat, restoran, penginapan, sehingga pendapatan mereka bertambah. Terumbu karang merupakan potensi masa depan untuk sumber lapangan kerja bagi rakyat. Selamatkan terumbu karang Indonesia.



Berikut fakta-fakta tentang terumbu karang dan bangsa kita, bangsa Indonesia :
  1. Saat ini, Indonesia merupakan negara pengekspor karang hidup terbesar dunia. Tercatat 200.000 karang pada 2002, sampai 800.000 karang pada 2005, telah di ekspor dari Indonesia. Sementara sumbangan produksi terumbu karang Indonesia di sektor perikanan mencapai US$ 600 juta per tahun.
  2. Indonesia memiliki jumlah jenis karang terbesar di dunia dari sekitar 700 jenis karang di dunia, 590 di antaranya ada di Indonesia. 
  3. Terumbu karang di Indonesia memberikan keuntungan pendapatan sebesar US$1,6 milyar/tahun. Nilai keseluruhan pelayanan dan sumber dayanya sendiri diperkirakan mencapai setidaknya US$ 61,9 milyar/tahun.
  4. Keindahan dan keanekaragaman terumbu karang Indonesia, termasuk yang terbaik di dunia. Tapi sayang, terumbu karang di Indonesia mengalami kerusakan yang dahsyat. Faktor ekonomi dan tidak mengertinya penduduk sekitar pantai, membuat terumbu karang dirusak atau dijual. 
  5. Laporan Reef at Risk (2002) menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan status terumbu karang yang paling terancam. Selama 50 tahun terakhir, proporsi penurunan kondisi terumbu karang Indonesia telah meningkat dari 10% menjadi 50%. Lebih lanjut, hasil survey P2O LIPI (2006) menyebutkan bahwa hanya 5,23% terumbu karang di Indonesia yang berada di dalam kondisi yang sangat baik.
Setelah kita mengenali terumbu karang, maka cintai, menjaga dan peliharalah terumbu karang.
GO BLUE .. :)

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar

    Loading...